Cara Alami Mengobati Penyakit Darah Tinggi

Menjaga pola makanan sehari adalah salah satu cara alami bebas hipertensi. Bagi Anda penderita hipertensi haris cermat menjaga kondisi kesehatan Anda. Berikut ini beberapa asupan makanan sehat yang dianjurkan sebagai cara alami mengobati darah tinggi.

Buah alpukat memiliki nama latin Persea Americana ini adalah salah satu buah yang sering kita jumpai di pasar ataupun di toko buah. Buah ini adalah salah satu buah yang memiliki manfaat paling banyak untuk kesehatan yang disebabkan karena alkpukat mengandung nutrisi dan juga vitamiin yang besar.

Cara alami mengobati penyakit darah tinggi dengan menggunakan buah alpukat karena kandungan kalium dan juga lemak yang tak jenuh di dalamnya yang mempunyai fungsi untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi. Ini juga bisa digunakan untuk mencegah penyakit stroke.

Cara alami mengobati penyakit darah tinggi adalah dengan menghindari minuman yang mengandung gula. Karena minuman yang dimaniskan dengan gula dilaporkan bisa menyeabkan tekanan darah tinggi.

Cara alami mengobati penyakit darah tinggi adalah bagi mereka yang mengalami kelebihian berat badan dianjurkan untuk menurunkan berat badan sampai ideal. Merubah pola makan pada penderita diabetes, kegemukan, atau kadar kolesterol , darah tinggi. Mengurangi pemakaian garam sampai kurang dari 2,3 gram natrium atau 6 garm natrium klorida setiap harinya (disertai dengan asupan kalsium, magnesium, dan kalium yang cukup) dan mengurangi alkohol.

Olahraga untuk membantu menurunkan tekanan darah tinggi yang bisa dilakukan adalah olahraga aerobik yang tidak terlalu berat. Penderita hipertensi esensial tidak perlu membatasi aktiivitasnya selama tekanan darahnya terkendali. Aerobik yang melelahkan dilarang untuk penderita hipertensi dengan kelainan organ target. Bila harus makan obat maka makan setelah latihan kira-kira 6 jam kemudian.

Sebaiknya penderita hipertensi menjalani pemeriksaan pembebanan sebelum melakukan program latihan yang bertujuan :

  1. Mengetahui tekanan darah pada saat latiihan fisik
  2. Menilai tekanan darah yang aman untuk penderita sebelum terjadi keluhan seperti pusing, rasa lemas dan lain-lain.
  3. Penilaian obat anti-hipertensi
Posted in Pantangan Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Pantangan Darah Tinggi

Penyakit darah tinggi hipertensi biasa disebabkan karena gaya hidup yang dijalani dan pola makan yang sering di makan sehari-hari. Sebaiknya kita mengetahui dari awal apa penyebab dari penyakit darah tinggi. Namun bagi orang yang sudah terlanjur menderirta penyakit darah tinggi hipertensi ini ada baiknya menghindari pantangan darah tinggi dan membatasi asupan makanan yang mengandung sodium (Na) yang banyak pada garam dan begitu banyak membantu melakukan penyembuhan secara pelan-pelan bagi penderita darah tinggi.  Namun masalah penyakit darah tinggi bukanlah merupakan penyakit yang sepele, hal ini  bisa menyebabkan penyakit lainnya seperti jantung, stroke dan penyakt mematikan yang lain.

Hipertensi sendiri ditandai dengan tingginya tekanan darah diaras ambang batas tertentu. Dan yang menjadi kekhawatiran pada penderita adalah komplikasi jangka panjang dari hipertensi tersebut, seperti penyakit stroke, gagal jantuung, pengerasan pembuluh darah, gagal ginjal dan komplikasi lainnya, termasuk perburukan ke arah timbulnya sindrom metabolic suatu sindrom yang diantaranya teridiri dari beberapa penyakit seperti penyakit hipertensu, diabetes mellitus, dan hiperlipidemia (kadar lemak dalam darah yang tinggi). Oleh karena itu, menjaga tekanan darah merupakan hal yang mutlak dilakukan oleh penderita penyakit hipertensi. Salah satunya adalah menjauhi pantangan darah tinggi yaitu menjaga asupan makanan.

Pantangan darah tinggi yang perlu dihindari adalah makanan berlemak. Hal ini dapat membahayakan karea dapat mengakibatkan darah menjadi lengket dengan dinding pembuluh darah, sehingga darah akan menjadi lebih mudah untuk menggumpal. Makanan yang mengandung lemak jahat. Seperti ; mentega, keju, minyak sayur, ayam goreng, kentang goreng, hot dog, sosis, hamburger, pizza, susu, dll. Dan hampir semua makanan siap saja  seperti yang sudah dijelaskan mengandung lemaki jenuh yang dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi mengalami peningkatan dan menyebabkan penyakit jantung pada penderitanya.

Karbohidrat Sederhana, Karbohidrat sederhana juga dapat menyebabkan meningkatnya kadar gula dan insulin dalam darah secara drastis, secara otomatis hal itu akan menyebabkan meningkatnya tekanan darah penderita hipertensi. Karbohidrat sederhana terdapat dalam makanan : roti putih, nasi, kentang,dan gula-gula. Biasanya makanan kaya akan gula ini memang sangat manis dan nikmat, sehingga sulit untuk ditinggalkan. Seperti kue, sereal, soda, permen, es krim, kecap, saus, dan lain-lain.

Protein Tinggi Lemak, ini harus diwaspadai karena protein tersebut tinggi lemak jenuh, bahan makanan yang memiliki kandungan ini adalah: daging merah, sea food ( makanan laut ), makanan tinggi lemak, daging ayam berkulit, daging babi, serta kuning telur.

Kadar Garam yang tinggi, total asupan sodium dalam tubuh harus dibatasi, maksimal 2.400 mg per hari atau setara dengan satu sendok teh. Makanan olahan biasanya berkadar yodium tinggi, hindarilah sayuran-sayuran kering, snack atau camilan terutama keripik dan kue asin, kecap dan bumbu salad serta yang sejenisnya.

 

Posted in Pantangan Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Mitos Tekanan Darah Tinggi

Kesalahpahaman tentang hipertensi sering mengakibatkan penderitanya tidak mendapat pengobatan dan perawatan yang memadai. Inilah yang justru banyak timbul dan ditemukan di masyarakat awam. Berikut beberapa kesalahpahaman yang sering terjadi :

1. Hemoglobin Identik dengan Tekanan Darah

Masyarakat awam sering beranggapan kadar hemoglobin rendah (Hb < 13 gr/dl untuk laki-laki dan Hb < 12 gr/dl untuk wanita) menunjukkan adanya hipotensi. Padahal hemoglobin berbeda dengan tekanan darah. Hb rendah (anemia) timbul karena jumlah sel darah merah yang membawa oksigen kurang dari normal. Jika dikaitkan dengan hemoglobin, tingginya tekanan darah merupakan kompensasi dari rendahnya hemoglobin. Tekanan darah bisa sangat rendah apabila terjadi anemia akut akibat perdarahan hebat.

2. Sakit Kepala Berarti Tekanan Darah Naik

Hipertensi tidak selalu disertai degan sakit kepala atau pusing. Inilah yang menyebabkan penderita terlambat diobati. Saat timbul sakit kepala akibat hipertensi, kondisinya sudah parah dan timbul komplikasi. Ada juga orang yang langsung khawatir tekanan darahnya rendah ketika sakit kepala timbul berulang. Tidak hanya penderita, dokter juga kadang-kadang beranggapan demikian. Tekanan darah yang relatif rendah biasanya ditemukan pada perempuan berusia muda, sekitar 90 mmHg bahkan lebih rendah. Tetapi, seiring bertambahnya usia, tekanan darah lambat-laun meningkat hingga mencapai angka normal. Kondisi ini tidak memerlukan intevensi medis.

3. Obat Hipertensi Tidak Perlu Dikonsumsi Lagi Jika Tekanan Darah Sudah Normal

Obat antihipertensi harus diminum seumur hidup. Diet rendah garam dan olahraga teratur saja tidak menjamin tekanan darah akan terkontrol. Penderita hipertensi berat (stadium dua) wajib minum obat rutin dengan pengawasan dokter. Bahkan ketika usia bertambah, tekanan darah pun semakin tinggi. Kemampuan tubuh penderita untuk mengendalikan tekanan darah menurun sehingga perlu diberi tambahan dosis atau obat. Meskipun tekanan darah sudah mencapai target (≤ 130/80 mmHg), penderita tidak perlu kawatir tekanan darahnya terus menurun hingga terjadi hipotensi. Asalkan selalu dikontrol dan rutin minum obat, biasanya tekanan darah tidak akan turun lagi. Penderita tidak perlu khawatir karena ada mekanisme kompensasi tubuh untuk mengontrol tekanan darah (autoregulasi)

4. Minum Obat Terus-Menerus Menyebabkan Ketergantungan

Dampak tidak rutin minum obat jauh lebih berbahaya daripada efek samping obat karena tekanan darah akan meningkat tiba-tiba. Yang perlu dilakukan penderita justru menggantungkan diri pada obat antihipertensi. Tidak seperti zat adiktif atau narkoba, obat antihipertensi tidak menimbulkan ketergantungan. Yang penting, penderita selalu berkonsultasi dengan dokter dan mengikuti anjurannya. Selain obat, penderita juga dianjurkan untuk melakukan tes fungsi hari (SGOT/SGPT) dan ginjal (ureum/creatinin) setiap 6 bulan. Ini untuk memastikan fungsi kedua organ tetap baik dan agar obat bisa dimetabolisme dan dikeluarkan dari tubuh sehingga tidak terjadi penumpukan. Dokter pun akan memberikan terapi sesuai dengan perkembangan kondisi pasien.

5. Hipertensi Bisa Disembuhkan

Anggapan ini keliru dan menyebabkan penderita berhenti minum obat. Hipertensi tidak bisa disembuhkan, namun bisa dikendalikan. Hanya sedikit orang yang hipertensinya tidak muncul dalam waktu lama (bertahun-tahun hingga puluhan tahun), namun mereka tetap harus waspada.

Obat tidak selalu berfungsi menyembuhkan. Ada empat fungsi obat dalam dunia kedokteran, yaitu :

- Obat untuk mencegah penyakit seperti vitamin dan vaksinasi

- Obat untuk mengontrol penyakit seperti obat antihipertensi, asma dan obat diabetes

- Obat untuk menghilangkan gejala/keluhan, misalnya obat panas

- Obat untuk menyembuhkan penyakit sama sekali, contohnya antibiotik untuk menghilangkan infeksi

Posted in Pantangan Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Makanan Pantangan Penderita Darah Tinggi

Seseorang yang mengalami penyakit hipertensi atau tekanan darah tinggi, perlu adanya membatasi atau mengurangi asupan makanan yang mengandung sodium (Na) yang banyak terdapat pada garam.

Berikut ini ada beberapa jenis makanan yang wajib dihindari oleh penderita hipertensi, antara lain :

1. Daging asap

3 potong daging asap mengandung 270 mg sodium dan 4,5 gr lamak. Untuk tetap bisa menikmati daging asap dapat diganti dengan daging burung yang menjadi daging alternatif pengganti daging sapi.

2. Daging merah

Komposisi dari sebuah diet yang menyehatkan harus menyertakan lemak jenuh yang rendah. Bagi orang dengan tekanan darah tinggi hindari daging merah.

3. Mie instan

Mie instan memang menjadi alternatif makanan yang mudah dibuat dan rasanya nikmat. Namun ketahuilah sebungkus mie instan mengandung 14 gram lemak dan 1.580 garam (sodium).

4. Susu

Susu yang berasal dari protein hewani, memiliki sumber kalsium dan tinggi lemak. Dalam 1 gelas susu diketahui terkandung 8 gram lemak dan 5 gram lemak jenuh. Lemak jenuh sangat beresiko pada mereka yang memiliki sakit liver dan tekanan darah tinggi. Untuk aman dalam mengkonsumsi susu, konsumsilah susu rendah lemak. Agar kebutuhan tubuh akan kalsium dari susu tetap terpenuhi.

5. Gula

Makanan dengan kalori ekstra dan gula. Contohnya adalah cookies dan coklat batangan. Keduanya dapat menyebabkan obesitas. Makanan-makanan ini bisa berpotensi mengidap tekanan darah tinggi. Kelebihan berat badan membuat banyak sumbatan di jantung dan memperlambat kerja darah.

6. Acar

Acar yang terdiri dari buah mentimun, wortel, dan air acar yang memiliki kandungan garam yang cukup tinggi (garam/sodium) dapat menekan dan meningkatkan tekanan darah seseorang menjadi meningkat. Walaupun sebenarnya acar memiliki tingkat kalori yang cukup rendah dan baik untuk tubuh, tetap saja harus dihindari karena mengandung sodium yang cukup tinggi, dalam 1 sendok makan acar mentimun mengandung 570 mg sodium. Hal itu setara dengan sepertiga dari jumlah maksimum sodium perhari (2300 mg).

7. Alkohol

Mengkonsumsi alkohol dapat meningkatkan tekanan darah tinggi, alkohol juga merusak dinding pembuluh darah.

8. Donat

1 buah donat memiliki 200 kalori dan 12 gr lemak. Disarankan bagi penderita hipertensi ini membatasi atau mengurangi konsumsi donat.

9. Margarin

Margarin mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi, untuk penderita darah tinggi atau hipertensi ini sebaiknya menghindari atau mengganti penggunaan margarin dengan minyak zaitun

10. Kentang goreng

Kentang goreng mudah sekali ditemukan pada makanan cepat saji, meski kentang goreng yang disajikan, diolah dengan menggunakan minyak bebas lemak trans, tetap saja kentang goreng memiliki kandugan lemak dan garam yang cukup tinggi. Dalam sajian kentang goreng ukuran sedang mengandung 270 mg sodium dan 19 gr lemak.

Posted in Pantangan Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment

Sakit Hipertensi

Hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi sebenarnya adalah suatu gangguan pada pembuluh darah yang mengakibatkan suplai oksigen dan nutrisi, yang dibawa oleh darah terhambat sampai ke jaringan tubuh yang membutuhkannya. Tubuh akan bereaksi lapar, yang mengakibatkan jantung harus bekerja lebih keras untuk memenuhi kebutuhan tersebut. Bila kondisi tersebut berlangsung lama dan menetap, timbullah gejala yang disebut sebagai penyakit tekanan darah tinggi.

Hipertensi seringkali disebut sebagai pembunuh diam-diam (silent killer), karena termasuk penyakit yang mematikan, tanpa disertai dengan gejala-gejalanya lebih dahulu sebagai peringatan bagi korbannya. Kalaupun muncul, gejala tersebut seringkali dianggap sebagai gangguan biasa, sehingga korbannya terlambat menyadari akan datangnya penyakit.

Gejala-gejala hipertensi bervariasi pada masing-masing individu dan hampir sama dengan gejala lainnya. Gejala-gejalanya adalah :

- Sakit kepala
- Jantung berdebar-debar
- Sulit bernapas setelah bekerja keras atau mengangkat beban berat
- Mudah lelah
- Penglihatan kabur
- Wajah memerah
- Hidung berdarah
- Sering buang air kecil, terutama di malam hari
- Telinga berdenging (tinnitus)
- Dunia terasa berputar (vertigo)

Cara terbaik memastikan hipertensi adalah dengan melakukan pengukuran tekanan darah. Tekanan darah adalah kekuatan darah mengalir di dinding pembuluh darah yang keluar dari jantung (pembuluh arteri) dan yang kembali ke jantung (pembuluh balik). Karena itu, dokter akan memeriksa tekanan darah dari dua bacaan, yaitu  :

1. Bacaan Pertama

Berupa angka yang lebih tinggi adalah sistolik, tekanan yang terjadi bila otot jantung berdenyut memompa untuk mendorong darah keluar melalui arteri. Angka itu menunjukkan seberapa kuat jantung memompa untuk mendorong darah melalui pembuluh darah.

2. Bacaan Kedua

Berupa angka yang lebih rendah adalah tekanan diastolik, saat otot jantung beristirahat membiarkan darah kembali masuk ke jantung. Angka itu menunjukkan berapa besar hambatan dari pembuluh darah terhadap aliran darah balik ke jantung.

Tekanan darah diukur dengan menggunakan manometer air raksa yang biasa disebut sebagai tensimeter. Ukurannya dalam mmHg (milimeter air raksa).

Posted in Pantangan Darah Tinggi | Tagged , , , , | Leave a comment